Minggu, 05 Februari 2012

Mari mengenal agroteknologi


Mari mengenal agroteknologi

Secara sederhana Agroteknologi berasal dari 2 kata agro dan teknologi.
Agro berasal dari agronomi yaitu ilmu yang mempelajari gejala (fenomena) dalam hubungannya dengan pertanian atau teori dan praktek dalam pengelolaan tanah dan produksi tanaman.
Teknologi berkaitan erat dengan sains (science) dan perekayasaan (engineering). Sains mengacu pada pemahaman kita tentang dunia nyata sekitar kita, artinya mengenai ciri-ciri dasar pada dimensi ruang, tentang materi dan energi dalam interaksinya satu terhadap lainnya. Dalam perkembangannya sains merupakan sarana pemecahan masalah mendasar dari setiap peradaban. Sudah terbukti bahwa Negara yang sainsnya baik atau kuat sangat maju dalam persaingan global dan akhirnya lebih maju dan berhasil meningkatkan kemakmuran rakyatnya. Hubungannya dengan bahagia bagaimana?  Mungkin ada salah satu pembaca mau berkontribusi dalam hal ini, karena bahagia menurut saya sudah didominasi hubungannya dengan hati. Selanjutnya rekayasa menyangkut hal pengetahuan objektif (tentang ruang, materi, energi) yang diterapkan di bidang perancangan (termasuk mengenai peralatan teknisnya).
Berdasarkan uraian sederhana tersebut di atas maka agroteknologi adalah sains dan perekayasaan dalam pengelolaan tanah dan produksi tanaman untuk mendapatkan perubahan yang lebih maju/baik.

Dengan dibukanya Program Studi (PS) Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Jember, maka terjadi perubahan mendasar dalam merancang dan mengimplementasikan kurikulum atau kurikulum berbasis kompetensi (KBK). Isi kurikulum menjadi sangat berkembang dengan melibatkan ilmu-ilmu tanah, ilmu-ilmu budidaya pertanian, serta ilmu-ilmu hama dan penyakit tanaman dengan porsi kurang lebih hampir sama; sehingga kurikulum menjadi bersifat lebih umum atau general. Dari survei stakeholders sebelumnya, memang kompetensi seperti inilah yang dikehendaki. Implementasi isi kurikulum ini berlangsung hingga semester 5 dan 6, terus dilanjutkan dengan peminatan atau pemilihan minat. Minat yang disediakan sesuai dengan PS yang ada sebelumnya yaitu: Ilmu Tanah, Ilmu Budidaya Pertanian, dan Ilmu Hama dan Penyakit Tanaman.

Hasil evaluasi kompetensi mahasiswa setelah peminatan di PS Ilmu Tanah selama 2 tahun terakhir (2010 dan 2011), nampak bahwa mahasiswa belum siap atau belum cukup bekal untuk menyelesaikan tugas akhirnya. Hal ini dibuktikan dengan mahasiswa kesulitan untuk mengembangkan kreativitasnya dalam memilih tema atau judul penelitian dalam hubungannya dengan permasalahan ilmu tanah, apalagi pelaksanaannya baik di laboratorium maupun di lapangan. Gejala yang juga nampak terjadi yaitu mahasiswa pandai dalam diskusi (aspek kognitif), akan tetapi sangat kurang dalam isi dan mengimplementasikan ilmu dan pengetahuan dalam aspek avektif maupun psikomotorik. Walaupun berdasarkan row material mahasiswa saat ini lebih tinggi dibandingkan dengan saat sebelumnya yaitu PS Ilmu Tanah.

Permasalahan dalam mengimplementasikan kurikulum PS Agroteknologi juga terjadi dalam koordinasi antar PS-PS pendukungnya dan bahkan antar PS itu sendiri, sehingga mahasiswa kesulitan dalam menghubungkan antar substansi-substansi dalam matakuliah yang telah diterimanya. Walaupun demikian, secara umum mahasiswa yang memilih minat ilmu tanah cukup baik motivasinya untuk maju dan lebih baik, sehingga kalau tidak dikelola dengan baik bisa berdampak pada buruk atau tidak dikehendaki. Permasalahan ini jika terus berlanjut dan tidak diatasi dengan segera dapat berpengaruh pada minat pada ilmu tanah (Fakultas Pertanian secara umum) yang tambah menurun, bahkan lebih jauh berdampak pada SDM bidang pertanian yang terus menurun.

Oleh karena itu, untuk mengatasi beberapa permasalahan dalam memenuhi kompetensi lulusan PS Agroteknologi minat Ilmu Tanah perlu peningkatan pembekalan kompetensi atau keahlian lapangan (kombinasi antara kognitif, avektif dan psikomotorik). Proses pembelajaran langsung di lapangan membutuhkan waktu yang banyak dan mahal; karena keragaman permasalahan ilmu tanah sangat beragam berdasarkan bahan induk, reliaef, iklim, organisme dan waktu (umur) pembentukan tanah. Selain itu, penerapan sistem pembelajaran yang gencar disosialisasikan di Universitas Jember yaitu Student Centered Learning (SCL) sangat sulit diimplementasikan, karena akademik atmosfer, khususnya media-media atau sumber-sumber pembelajaran yang ada sangat kurang; sehingga perlu diadakan baik jumlah maupun kualitasnya.

Semoga Bermanfaat......

17 komentar:

  1. Permisi Pak Sugeng,
    Numpang memberi tanggapan.. :D
    PS agroteknologi yang masih baru mengakibatkan sistemnya yang masih "mencari" sesuai dengan kondisi di lapang,, namun itu adalah yang wajar bila melihat usianya yang terbilang baru, butuh proses didalamnya, dan perlu adanya keterbukaan antara pihak di kelembagaan, perancang kurikulum PS agroteknologi dan Mahasiswa,, keterbukaan dalam hal adanya feed back dari mahasiswa sebagai pihak yang menjalani kurikulum perlu dibuka sehinga perbaikan perbaikan yang mengarah kepada kesempurnaan sistem bisa dicapai...

    BalasHapus
  2. Sebagai Mahasiswa di PS Agroteknologi saya sejujurnya bangga dan bersyukur karena saya bisa mempelajari berbagai aspek menyeluruh mengenai pertanian baik itu dalam aspek sumber daya lahan, hama penyakit serta agronomisnya. bisa melihat dari berbagai aspek membuat kita mempunyai sudut pandang yang cukup untuk bisa memberikan solusi terhadap permasalahan yang terjadi.
    Ya Walaupun masih ada yang harus dibenahi disini dan disana...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulilah, jika ada yang memberi tanggapan tulisan saya. Sebenarnya blog ini saya buat untuk mengatasi e-learning yang lambat. Tapi mulai tahun ini, lebih cepat, karena kemampuannya sudah ditingkatkan.
      Terlepas dari itu, saya atau kalau boleh mewakili lembaga sangat butuh masukan mahasiswa agroteknologi sebagai penerima kurikulum. Beberapa dosen sudah mencari informasi pada stakeholders yang menerima lulusan, juga beberapa dosen sebagai pelaksana kurikulum.
      Saya sudah menyiapkan kuisioner untuk mahasiswa dalam memberikan respon balik terhadap layanan Unej. Masih diperjuangkan untuk dimasukkan sistem, sehingga semua merasakan dan memiliki, bukan seseorang saja.
      Beberapa tim kurikulum juga sepakat untuk mengevaluasi kurikulum saat ini. Sudah pasti tujuannya untuk memperbaiki, jangan disalahpahami ya...
      Bahkan desain yang sudah jadipun sudah ada. Tetapi belum tentu diterima oleh pihak-pihak yang berkepentingan..
      Ok secara pribadi saya sangat menghargai tanggapan tersebut.... makin banyak yang menanggapi makin baik dan semoga makin mewakili...

      Hapus
    2. Syukur alhamdulillah Bapak,,, semoga bisa segera terealisasikan.....

      Hapus
  3. Bisa lanjut ke bioteknologi gak kak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maksud saya, Prodi untuk S2 nya kak

      Hapus
    2. Balas yang saya dong kak -_-

      Hapus
  4. pak selamat malam..bagus tulisan bapak, memberi info baru bagi saya. ada yang ingin saya tanyakan pak..hubungan antara agroteknologi dan ilmu meteorologi apa y pak? tolong penjelasanya pak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Meteorologi adalah ilmu yang mempelajari masalah atmosfer, misalnya, suhu, udara, cuaca, angin, dan berbagai sifat fisika dan kimia atmosfer lainnya yang digunakan untuk keperluan prakiraan cuaca. Produk-produk ilmu ini sangat penting (erat) dalam hubungannya dengan pertumbuhan dan produksi tanaman; hama dan penyakit; serta perkembangan dan pengelolaan lahan. Secara umum orang makin faham dengan produk-produk meteorologi akan makin bijak dalam menghubungkan aktivitas pertanian (agroteknologi). Pengertian agroteknologi telah saya jelaskan dalam kuliah TIPP.
      Semoga bermanfaat

      Hapus
  5. Balasan
    1. Semoga bermanfaat dan disilahkan dikomentari untuk memberikan yang terbaik ya...

      Hapus
  6. Mksh pak infonya, n lbh bnyak tulisanya lg yah pak tentang ide ide penemuan untuk mengatasi masalah msalah pertanian terutama di indonesia yang dapat di atasi dengan agroteknologi ini,, dan saya baru masuk agroteknologi, slm knal

    BalasHapus
  7. mksih ya pak buat infonya sangat bermanfaat untuk ilmu agroteknologi nya

    BalasHapus
  8. "Baik informasi yang disajikan dalam postingan ini, saya lebih suka membaca hal semacam ini"
    Liberty Aries

    BalasHapus
  9. "Baik informasi yang disajikan dalam postingan ini, saya lebih suka membaca hal semacam ini"
    AGRO PERTANIAN

    BalasHapus
  10. hal yang masih rancu tentang Agroteknologi menganggap sama dengan teknologi pertanian yang ke arah pasca panen dan alat2 input pertnian pak

    BalasHapus
  11. info yg bermanfaat.. buat mengenal agroteknologi..

    BalasHapus